KSPPS BMT Nahdliyin Raudlatul Ulum atau BMT NyRU Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas kelembagaan dan daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengikuti agenda studi banding koperasi Indonesia ke Malaysia.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi BMT NyRU untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan koperasi modern, transformasi digital, serta pengembangan bisnis syariah yang berkelanjutan.
Fokus pada Transformasi dan Profesionalisme
Dalam agenda yang berlangsung di Kuala Lumpur tersebut, delegasi koperasi Indonesia melakukan kajian mendalam bersama berbagai institusi penting di Malaysia.
Beberapa fokus utama pembahasan meliputi:
- Regulasi dan tata kelola koperasi
- Penguatan sistem pengawasan kelembagaan
- Digitalisasi layanan koperasi
- Pengembangan sumber daya manusia
- Model bisnis pembiayaan syariah modern
BMT NyRU memandang bahwa pengalaman koperasi Malaysia dapat menjadi referensi penting untuk memperkuat tata kelola dan profesionalisme lembaga di Indonesia.
Kunjungan ke Berbagai Institusi Koperasi Malaysia
Selama berada di Malaysia, delegasi melakukan diskusi dan pembelajaran langsung bersama sejumlah lembaga strategis, di antaranya:
- Suruhanjaya Koperasi Malaysia (SKM)
- Institut Koperasi Malaysia (IKMa)
- Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA)
- Koperasi Kakitangan Petronas Berhad (Kopetro)
- Coop Bank Pertama Malaysia (CBP)
- Koperasi Sahabat Amanah Ikhtiar Malaysia
Melalui kunjungan tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai sistem koperasi yang telah berkembang secara modern dan terintegrasi dengan teknologi digital.
Komitmen BMT NyRU dalam Pengembangan Ekosistem Syariah
Ketua BMT NyRU, Indika Rakhman Masyhuri, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam forum internasional ini merupakan bentuk keseriusan lembaga dalam membangun standar profesionalisme dan memperluas wawasan pengelolaan koperasi syariah.
Menurutnya, koperasi di Malaysia memiliki tata kelola yang kuat, skala usaha yang besar, serta sistem digitalisasi yang sudah matang. Hal tersebut menjadi pengalaman berharga bagi BMT NyRU dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pengembangan unit usaha riil.
Menyerap Best Practice untuk Kemajuan Bersama
Mengusung tema transformasi ekosistem koperasi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar koperasi di kawasan Asia Tenggara.
BMT NyRU berharap hasil studi banding tersebut dapat diimplementasikan secara bertahap dalam:
- Penguatan layanan anggota
- Modernisasi sistem operasional
- Peningkatan kualitas SDM
- Pengembangan pembiayaan syariah
- Optimalisasi unit usaha berbasis digital
Dengan langkah tersebut, BMT NyRU optimistis mampu terus tumbuh sebagai lembaga keuangan syariah yang amanah, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Penutup
Partisipasi BMT NyRU Bojonegoro dalam studi banding koperasi ke Malaysia menjadi bukti nyata keseriusan lembaga dalam membangun masa depan koperasi syariah yang modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui pembelajaran internasional ini, BMT NyRU tidak hanya memperluas jaringan dan wawasan, tetapi juga memperkuat fondasi menuju tata kelola koperasi yang lebih profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan umat.





