Sebagai wujud penerapan prinsip transparansi dan amanah, KSPPS BMT Nahdliyin Raudlatul Ulum (BMT NyRU) Bojonegoro kembali merilis Laporan Keuangan secara berkala. Berikut adalah rincian capaian kinerja keuangan lembaga pada bulan September 2026:

Secara umum, KSPPS BMT NyRU menunjukkan konsistensi kinerja keuangan pada bulan September 2026. Lembaga berhasil mencatatkan pertumbuhan pada total aset dan penghimpunan dana simpanan masyarakat, yang diiringi dengan peningkatan akumulasi pendapatan operasional. Total aset meningkat menjadi Rp 2,28 Miliar, mengindikasikan efisiensi serta aktivitas penghimpunan dana yang terus berkembang.
ANALISIS INDIKATOR UTAMA
1. Pertumbuhan Total Aset
Total aset BMT NyRU pada bulan September 2026 tercatat sebesar Rp 2,28 Miliar. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 3,13% dibandingkan dengan pencapaian bulan Agustus 2026 yang berada di angka Rp 2,21 Miliar. Peningkatan aset ini didukung secara langsung oleh peningkatan posisi kas operasional yang naik menjadi Rp 883,97 Juta serta pertumbuhan pada penghimpunan dana simpanan anggota. Hal ini mencerminkan tetap terjaganya tingkat kepercayaan anggota terhadap tata kelola keuangan lembaga.
2. Kinerja Pendapatan
Dari sisi akumulasi pendapatan, total pendapatan BMT NyRU berhasil mencapai Rp 118,69 Juta hingga akhir September 2026, tumbuh sebesar 22,92% dibandingkan akumulasi bulan Agustus 2026 (Rp 96,56 Juta). Kontribusi pendapatan operasional bulan September 2026 didukung oleh beberapa sektor utama dengan rincian sebagai berikut:
- Pendapatan Lainnya: Menjadi penyumbang terbesar peningkatan pendapatan di bulan September dengan penambahan mutasi sebesar Rp 17,41 Juta.
- Ujroh Rahn: Berkontribusi signifikan dengan penambahan mutasi sebesar Rp 4,06 Juta.
- Ujroh Rahn (Talangan Umroh): Menyumbang penambahan mutasi pendapatan sebesar Rp 345,00 Ribu.
- Administrasi Pembiayaan & Fee Transaksi: Berkontribusi sebesar Rp 235,02 Ribu.
- Pendapatan Non-Operasional: Memberikan tambahan mutasi sebesar Rp 84,00 Ribu.
3. Evaluasi Penyaluran Pembiayaan
Total pembiayaan yang diberikan kepada anggota pada September 2026 tercatat sebesar Rp 526,57 Juta. Terdapat penyesuaian atau penurunan sebesar 6,48% dibandingkan penyaluran pada bulan Agustus 2026 (Rp 563,06 Juta). Penyesuaian ini menjadi fokus perhatian manajemen untuk terus mengoptimalkan strategi penyaluran dana (ekspansi pembiayaan) yang amanah dan produktif agar Financing to Deposit Ratio (FDR) tetap ideal.
4. Penghimpunan Dana (Simpanan)
Tingkat kepercayaan publik, khususnya para anggota, tergambar jelas dari pertumbuhan dana simpanan yang berhasil dihimpun:
- Simpanan Anggota: Mengalami pertumbuhan tajam sebesar 11,85%, mencapai Rp 1,02 Miliar (Rp 1.015,38 Juta) dari sebelumnya Rp 907,77 Juta di bulan Agustus. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan Simpanan KNS yang mencapai Rp 796,83 Juta serta Simpanan Idul Fitri sebesar Rp 189,02 Juta.
- Simpanan Berjangka: Tumbuh stabil menjadi Rp 1,31 Miliar (Rp 1.305,00 Juta) dari Rp 1,30 Miliar di bulan Agustus.
KESIMPULAN
Kinerja keuangan KSPPS BMT NyRU di bulan September 2026 menunjukkan tren yang positif dalam hal likuiditas dan penghimpunan dana, yang ditandai dengan meningkatnya aset serta penembusan angka simpanan anggota di atas Rp 1 Miliar. Fokus dan peluang bagi manajemen ke depan adalah menyalurkan kembali likuiditas dan dana yang terhimpun secara optimal ke dalam sektor pembiayaan produktif guna meningkatkan imbal hasil bagi anggota.
Secara keseluruhan, penerapan nilai-nilai lembaga (Amanah, Transparan, Profesional, Inovatif, dan Berkemaslahatan) terus menjadi fondasi utama dalam mendorong kinerja kelembagaan menuju arah yang lebih sehat dan berkelanjutan.




